Posts

Cerita Selama di Jogja

Hey, di sini gue mau menceritakan kisah perjalanan gue selama di Jogja dan bersama JUMPalitan. Hari Selasa tanggal 15 Juni 2010, gue berangkat dari Terminal Lebak Bulus naik bus Rosalia Indah pas sore hari jam 3-an. Tampaknya selama perjalanan ga ada yang menarik jadi lanjut pas gue sampai Jogja aja. Soalnya kerjaan gue selama di bus cuma makan, minum, dan kencing di tempat pemberhentian. Hari Rabu tanggal 16 Juni 2010, gue sampai juga di Jogja jam 4-an pagi gitu, di terminal Giwangan, tempatnya tuh di selatan kota Yogyakarta. Pas turun sih gue udah ditarik sama orang-orang yang menawarkan jasa angkutan gitu, tapi tiba-tiba gue mendadak sadar, kacamata ketinggalan dalam bu dan bus udah jalan waktu itu. Langsung aja gue kejar tuh bus meninggalkan tas gede gue yang dipegang sama orang yang ga dikenal. Alhamdulillah tuh kacamata sempat gue ambil dari bus dan tas gue ga dicuri. -___-* Gue diantar sama taksi gelap, soalnya ga ada taksi gitu terus dia udah bawa-bawa aja tas gu...

Parkour Jakarta at IDS Creative Festival

Pada tanggal 17 April kemarin, Parkour Jakarta diundang untuk datang ke IDS Creative Festival di Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan. IDS Creative Festival itu festival komunitas kreatif yang dihadiri lebih dari 20 Komunitas Kreatif dengan anggota hampir 200 orang / setiap komunitasnya. Di IDS Creative Festival, terdapat komunitas Kompas Muda, Komutoku (Komunitas Tokusatsu), beoscope.com, Wardrobe, GantiBaju.com, DeviantArt Indonesia, Hitman System, YUI-Indo, Masyarakat Komik Indonesia, Carving Nations, Hobbism, House of Icon, Transmania, Art&Craft, Indo CG, FOWAB, Mobile Monday, Paper Replica Indonesia, Plastic Culture, Flick Magazine, Artcoholic, Belajar Kreatif, Green Music Foundation, Parkour, Id Mac, Fresh (Freedom of Sharing), ID Creative dan masih banyak komunitas lainnya. Waktu itu, Parkour Jakarta memberi tahu melalui Facebook dan Twitter, bagi yang mau datang ke sana bareng Parkour Jakarta harus kumpul di Pasar Festival sebelum jam 11 siang, katanya a...

Renungan Tentang Parkour

Hanya sebuah curhatan, mungkin saja Anda bisa merenungkan curhatan saya. Waktu itu temen gue anggap aja si W bilang ke gue, "Kal, masih ikut parkour lo?". Gue jawab aja, "iya". Temen gue si W bilang, "rajin banget lo masih ikut! haha". Gue yang tipe orang berprasangka buruk berpikir bahwa dia menganggap remeh yang gue lakukan, kata-kata dia seperti menyuruh gue untuk mundur saja. Tapi gue bukan orang yang menjalani kehidupan gue dengan setengah-setengah, gue akan tetap berusaha melalui segala obstacle, secara bertahap gue lakukan itu, apapun itu resikonya. Temen gue yang lain anggap aja si I bilang ke gue, "Kal, ayo latihan parkour lagi". Gue jawab dengan semangat, "yuk, katanya kan lo berminat parkour, ayolah latihan bareng aja di Senayan". Temen gue jawab, "ah gue males di Senayan, jauh, latihannya fisik mulu, di Depok aja deh latihannya lebih banyak teknik". Gue jawab agak rada kecewa, "yaudahlah terserah lo...