Parkour Jakarta at IDS Creative Festival

Pada tanggal 17 April kemarin, Parkour Jakarta diundang untuk datang ke IDS Creative Festival di Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan. IDS Creative Festival itu festival komunitas kreatif yang dihadiri lebih dari 20 Komunitas Kreatif dengan anggota hampir 200 orang / setiap komunitasnya.

Di IDS Creative Festival, terdapat komunitas Kompas Muda, Komutoku (Komunitas Tokusatsu), beoscope.com, Wardrobe, GantiBaju.com, DeviantArt Indonesia, Hitman System, YUI-Indo, Masyarakat Komik Indonesia, Carving Nations, Hobbism, House of Icon, Transmania, Art&Craft, Indo CG, FOWAB, Mobile Monday, Paper Replica Indonesia, Plastic Culture, Flick Magazine, Artcoholic, Belajar Kreatif, Green Music Foundation, Parkour, Id Mac, Fresh (Freedom of Sharing), ID Creative dan masih banyak komunitas lainnya.

Waktu itu, Parkour Jakarta memberi tahu melalui Facebook dan Twitter, bagi yang mau datang ke sana bareng Parkour Jakarta harus kumpul di Pasar Festival sebelum jam 11 siang, katanya akan ditinggal kalau sudah lewat dari jam 11 dan harus ke tempatnya langsung sendiri. Sebelum jam 11, ternyata, di sana baru ada Fadli Bullseye yang baru datang sendiri, dan setelah lewat jam 11, masih belum muncul juga para praktisi yang lain. Setelah menunggu agak lama, barulah muncul Wisnu, dan setelah itu datanglah Daniel ke Pasar Festival. Kami berempat termasuk saya langsung ke tempat IDS Creative Festival itu berlangsung tanpa perlu menunggu yang lainnya datang.

IDS Creative Festival itu di Rasuna Epicentrum Walk, lantai 3. Ternyata di sana masih sepi, kita keliling-keliling dulu melihat pameran-pameran dari berbagai komunitas di sana. Kita di sana juga ketemu Rakhmat yang sudah lebih dulu di IDS Creative Festival. Berikutnya Bowo, Abeng, dan mas Ino ketemu kita yang sudah menunggu mereka dari tadi. Selama di sana kita masih melihat pameran di sana sekalian foto-foto yang dipamerkan di sana. Lalu Yukino Almira pun akhirnya datang juga di sana. Sudah ada 9 orang dari Parkour Jakarta yang datang ke sana, tapi ini terhitung masih sedikit dibanding komunitas lainnya yang sudah datang duluan di IDS Creative Festival.

Sekitar jam 1-an, kita keluar dari Epicentrum Walk menuju ke kantin di Pasar Festival buat makan siang. Setelah makan, kita langsung kembali ke Epicentrum Walk, tapi saya, Fadli, Wisnu, dan Rakhmat sholat Dzuhur dulu, dan akan menyusul Yuki, Daniel, dan mas Ino yang pergi ke sana duluan.

Setelah di sana, kita cuma mondar-mandir melihat pameran lagi sambil menunggu presentasi dari Parkour Jakarta dimulai, kita juga ketemu 3 orang praktisi Parkour Jakarta lainnya tapi saya belum terlalu kenal dengan mereka, dan kita juga menonton penampilan band-band yang diundang oleh IDS Creative Festival. Jadwal presentasi Parkour Jakarta dimulai dari jam 17.30 setelah presentasi dari Komunitas Tokusatsu, dan Paper Replica Indonesia. Kita mendapat giliran presentasi terakhir, dan waktu yang diberikan untuk presentasi Parkour Jakarta juga sangat sedikit, sehingga itu membuat Daniel yang melakukan presentasi tidak bisa menjelaskan secara rinci tentang Parkour. Tetapi kita sudah cukup puas karena dengan ini kita telah membuat sebagian orang tertarik untuk mengikuti parkour. Presentasi berakhir jam 19.00 dan bertepatan dengan hampir selesainya IDS Creative Festival.

Kita pulang dengan perasaan letih, lelah, tetapi puas karena presentasi tersebut. Daniel, mas Ino, Fadli, Bowo pergi ke Pasar Festival untuk pulang menggunakan motor, yang lainnya termasuk saya pulang menggunakan TransJakarta.

Comments

Popular posts from this blog

EKSPEDISI NKRI 2014: Pengabdian Beralaskan Tanah, Beratapkan Bintang (Bagian 2)

Mengikuti Manhaj Salaf

Pengalaman Gue Selama 1 Bulan di Jogja