Posts

Showing posts with the label Parkour

PARKOUR ATAU FREERUNNING....APAKAH INI PENTING?

Image
Parkour telah berubah sejak saya (Max Henry) mulai berlatih.... terdapat sekitar 25 artikel dari praktisi yang memulainya dengan sentimen umum. Sebagian besar mereka cenderung mengikuti garis besar yang sama: berbagi beberapa momen latihan intens dari awal-awal tahun, meratapi fakta bahwa generasi atlet sekarang telah kehilangan arah dari jalan yang diarahkan oleh pendahulunya, dan mengakhirinya dengan beberapa teguran atau panggilan. Artikel ini berharap akan menjadi sebagian yang tidak akan jatuh ke pola nostalgia semu (baca: harapan semu) yang pernah kita lihat. Pemisahan parkour dan freerunning adalah sesuatu sangat penting yang terjadi saat ini dan telah perlu diketahui harus dilakukan dengan secepat dan seefisien mungkin (lihat apa yang aku lakukan?). Malahan kebanyakan kita terlalu menikmati suksesnya perkembangan olahraga ini tanpa mempedulikan atau merencanakan ini ke depannya. Perbedaan pendapat mengenai parkour/freerunning sudah berlangsung lama sejak dari awal, ...

Tanggapan Mengenai Parkour

Apa arti parkour buat kamu? Setiap praktisi parkour (atau bisa disebut dengan traceur) pasti mengetahui dengan baik definisi secara harfiah mengenai parkour, sehingga saya tidak perlu menulis ulang apa yang telah diucapkan oleh sang founder , David Belle, yang besar dari didikan ayahnya, Raymond Belle, seorang veteran perang. Parkour yang diajarkan dari David Belle tentunya memiliki arti yang berbeda bila dibandingkan dengan saya dan nama-nama yang tidak secara langsung dapat berlatih bersama beliau, sehingga makna, adaptasi lingkungan dan pesan yang beliau sampaikan mungkin sedikit demi sedikit akan mengalami pergeseran seperti pemikiran yang akan saya tulis ini. Arti parkour saat ini yang saya tekankan buat diri saya sendiri adalah disiplin berpindah tempat dengan mengoptimalkan kekuatan tubuh baik secara fisik dan mental dalam melewati rintangan yang menggunakan sistem latihan berupa adaptasi lingkungan sekitar sebagai dasar untuk mengaplikasikan disiplin dalam hal membantu or...

My Parkour Journey

Parkour has helped me to do right things and give the correct way of thinking. During the practice for 2 years, I've learned a lot about what life is. I'm so grateful to God because a lot of friends beside me had taught me to keep practicing and be discipline. Since I joined Parkour Indonesia on 15 November 2009, beside I got friends, I'd explored the way of life from parkour view. It's not about to compete; it created not to impress, but to help people around you. At first, I didn't know why I so enthusiastic to attend this hard training method every week and survived till now. Until finally I found the steps about parkour training. I must build my strong body first to do parkour as efficiently as possible. I'm not strong enough to jump a gap about 2 meters, to do 50 climb-ups, stay within 10 minutes on cat leap position, 100 precision without a pause, keep running for a hour; but for the most importantly, I must keep my concentration during do all of this....

12 Bulan Berlatih Parkour

Image
Tidak terasa sudah 12 bulan saya mengikuti parkour di bawah bimbingan Parkour Indonesia. Terlalu banyak kenangan bersama Parkour Jakarta saat saya masih kelas 3 SMA, dan banyak hal-hal menarik yang datang dari Parkour Yogyakarta a.k.a. Jogjakarta Ubiquitous Multitude Parkour (JUMPalitan) di masa kuliah saya saat ini. Sayangnya sih 12 bulan itu saya belum dapat satupun foto keren pas beraksi dengan gerakan parkour hehe. Ah yasudahlah, yang penting adalah bagaimana seorang praktisi dari parkour tersebut memahami arti dari filosofi yang melekat dalam parkour itu sendiri. Pertama kali saya tahu parkour bukan dengan nama parkour, mungkin waktu itu (lupa tepatnya) saya tahunya Yamakasi, dan saya memang kagum dengan mereka yang melakukannya, tapi saya masih kecil banget loh. Ketika sudah masuk kelas 2 SMA, teman-teman saya pada tertarik dengan parkour dan mempraktekkan gerakannya. Waktu itu, niat mereka semua cuma untuk pamer dan keren mungkin, tapi juga nekat gila. Saya masih ingat waktu t...

Cerita Selama di Jogja

Hey, di sini gue mau menceritakan kisah perjalanan gue selama di Jogja dan bersama JUMPalitan. Hari Selasa tanggal 15 Juni 2010, gue berangkat dari Terminal Lebak Bulus naik bus Rosalia Indah pas sore hari jam 3-an. Tampaknya selama perjalanan ga ada yang menarik jadi lanjut pas gue sampai Jogja aja. Soalnya kerjaan gue selama di bus cuma makan, minum, dan kencing di tempat pemberhentian. Hari Rabu tanggal 16 Juni 2010, gue sampai juga di Jogja jam 4-an pagi gitu, di terminal Giwangan, tempatnya tuh di selatan kota Yogyakarta. Pas turun sih gue udah ditarik sama orang-orang yang menawarkan jasa angkutan gitu, tapi tiba-tiba gue mendadak sadar, kacamata ketinggalan dalam bu dan bus udah jalan waktu itu. Langsung aja gue kejar tuh bus meninggalkan tas gede gue yang dipegang sama orang yang ga dikenal. Alhamdulillah tuh kacamata sempat gue ambil dari bus dan tas gue ga dicuri. -___-* Gue diantar sama taksi gelap, soalnya ga ada taksi gitu terus dia udah bawa-bawa aja tas gu...

Parkour Jakarta at IDS Creative Festival

Pada tanggal 17 April kemarin, Parkour Jakarta diundang untuk datang ke IDS Creative Festival di Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan. IDS Creative Festival itu festival komunitas kreatif yang dihadiri lebih dari 20 Komunitas Kreatif dengan anggota hampir 200 orang / setiap komunitasnya. Di IDS Creative Festival, terdapat komunitas Kompas Muda, Komutoku (Komunitas Tokusatsu), beoscope.com, Wardrobe, GantiBaju.com, DeviantArt Indonesia, Hitman System, YUI-Indo, Masyarakat Komik Indonesia, Carving Nations, Hobbism, House of Icon, Transmania, Art&Craft, Indo CG, FOWAB, Mobile Monday, Paper Replica Indonesia, Plastic Culture, Flick Magazine, Artcoholic, Belajar Kreatif, Green Music Foundation, Parkour, Id Mac, Fresh (Freedom of Sharing), ID Creative dan masih banyak komunitas lainnya. Waktu itu, Parkour Jakarta memberi tahu melalui Facebook dan Twitter, bagi yang mau datang ke sana bareng Parkour Jakarta harus kumpul di Pasar Festival sebelum jam 11 siang, katanya a...

Renungan Tentang Parkour

Hanya sebuah curhatan, mungkin saja Anda bisa merenungkan curhatan saya. Waktu itu temen gue anggap aja si W bilang ke gue, "Kal, masih ikut parkour lo?". Gue jawab aja, "iya". Temen gue si W bilang, "rajin banget lo masih ikut! haha". Gue yang tipe orang berprasangka buruk berpikir bahwa dia menganggap remeh yang gue lakukan, kata-kata dia seperti menyuruh gue untuk mundur saja. Tapi gue bukan orang yang menjalani kehidupan gue dengan setengah-setengah, gue akan tetap berusaha melalui segala obstacle, secara bertahap gue lakukan itu, apapun itu resikonya. Temen gue yang lain anggap aja si I bilang ke gue, "Kal, ayo latihan parkour lagi". Gue jawab dengan semangat, "yuk, katanya kan lo berminat parkour, ayolah latihan bareng aja di Senayan". Temen gue jawab, "ah gue males di Senayan, jauh, latihannya fisik mulu, di Depok aja deh latihannya lebih banyak teknik". Gue jawab agak rada kecewa, "yaudahlah terserah lo...