Posts

Bergeraklah!

Di masa kecil, kita menikmati masa-masa bermain dimana kita dapat bergerak bebas, berlari kesana kemari, berkejar-kejaran, melompat riang dan tertawa bersama. Bermain dengan bergerak menjadi hal yang selalu terjadi untuk setiap anak-anak di dunia, karena mereka ingin merasakan sensasi ketegangan dan tantangan. Berbagai tantangan yang ada di lingkungan sekitar mereka lah yang membantu proses perkembangan fisik dan mental. Proses pematangannya akan membantu mereka memiliki keterampilan tertentu yang akan menjadi tonggak keberhasilan mereka. Tapi, di zaman yang serba canggih dengan berbagai gadget dan teknologi justru hanya membuat anak-anak zaman sekarang hanya diberi sebuah kesenangan instant oleh orangtua mereka tanpa adanya sebuah proses. Kalimat saya ini mungkin memang agak sulit dimengerti, tapi ketahuilah bahwa banyak orangtua yang tidak sadar dengan memberikan sebuah gadget ke anak agar diam, maka itu sama saja dengan membunuh karakter fisik maupun mental si anak. Tubuh si anak ha...

My Parkour Journey

Parkour has helped me to do right things and give the correct way of thinking. During the practice for 2 years, I've learned a lot about what life is. I'm so grateful to God because a lot of friends beside me had taught me to keep practicing and be discipline. Since I joined Parkour Indonesia on 15 November 2009, beside I got friends, I'd explored the way of life from parkour view. It's not about to compete; it created not to impress, but to help people around you. At first, I didn't know why I so enthusiastic to attend this hard training method every week and survived till now. Until finally I found the steps about parkour training. I must build my strong body first to do parkour as efficiently as possible. I'm not strong enough to jump a gap about 2 meters, to do 50 climb-ups, stay within 10 minutes on cat leap position, 100 precision without a pause, keep running for a hour; but for the most importantly, I must keep my concentration during do all of this....

Workshop Earth Hour 2011 di Jogja

Image
Workshop Earth Hour 2011 di Jogja diadakan pada hari Rabu, 2 Maret 2011, bertempat di Green Cafe, Yogyakarta. Para peserta workshop berasal dari berbagai komunitas di Jogja, seperti komunitas Podjok (Paguyuban Onthel Djokjakarta), komunitas Atsuki, komunitas sepeda tinggi, Lereng Merapi Onthel Community, Cah Andong, fiksiminijogja, Wikimu, pelajar, mahasiswa, dan juga JUMPalitan (Parkour Jogja). Kita semua terlihat antusias mengikuti acara itu. Pada pukul 09.00 WIB, saya dan teman-teman dari JUMPalitan datang ke Green Cafe untuk mengikuti workshop Earth Hour 2011. Awalnya sih saya merasa canggung ketika bertemu dengan para peserta workshop Earth Hour 2011 karena tidak terbiasa bertemu dengan orang banyak. Tapi setelah itu, saya merasa dapat bersosialisasi dengan baik kepada semua peserta tersebut. Acara dibuka oleh Mbak Verena Puspawardani yang kemudian langsung dilanjutkan dengan perkenalan dan pembentukan tim yang dipandu oleh Mbak Adhita Dewi. Para peserta wor...

12 Bulan Berlatih Parkour

Image
Tidak terasa sudah 12 bulan saya mengikuti parkour di bawah bimbingan Parkour Indonesia. Terlalu banyak kenangan bersama Parkour Jakarta saat saya masih kelas 3 SMA, dan banyak hal-hal menarik yang datang dari Parkour Yogyakarta a.k.a. Jogjakarta Ubiquitous Multitude Parkour (JUMPalitan) di masa kuliah saya saat ini. Sayangnya sih 12 bulan itu saya belum dapat satupun foto keren pas beraksi dengan gerakan parkour hehe. Ah yasudahlah, yang penting adalah bagaimana seorang praktisi dari parkour tersebut memahami arti dari filosofi yang melekat dalam parkour itu sendiri. Pertama kali saya tahu parkour bukan dengan nama parkour, mungkin waktu itu (lupa tepatnya) saya tahunya Yamakasi, dan saya memang kagum dengan mereka yang melakukannya, tapi saya masih kecil banget loh. Ketika sudah masuk kelas 2 SMA, teman-teman saya pada tertarik dengan parkour dan mempraktekkan gerakannya. Waktu itu, niat mereka semua cuma untuk pamer dan keren mungkin, tapi juga nekat gila. Saya masih ingat waktu t...

Pengalaman Gue Selama 1 Bulan di Jogja

Dilepas di Jogja, berbuka tanpa keluarga, akhirnya hidup dengan merana, itulah yang terjadi selama gue di Jogja menjalani ospek Fakultas Teknik UGM dan kuliah di Jurusan Teknik Fisika UGM. Penderitaan yang benar-benar menyiksa karena waktu itu gue lagi sakit. Makan pun jarang mendapatkan serat, juga sedikit mengambil makanannya karena waktu itu gue lagi kembung. Kompilasi sakit yang terdiri dari sakit kepala, kembung, mencret, dan lemas membuat puasa di bulan Ramadhan kali ini harus ada bolong 4 hari. Dan juga hidup di Jogja hanya bermodalkan sepeda membuat kaki jadi lemas karena harus gowes kemana-mana. Entah karena apa gue bisa mencret tapi itu membuat cairan di tubuh gue berkurang dan akhirnya dehidrasi selama bulan Puasa. Berhubung waktu itu gue sakit makanya semua itu benar-benar seperti penderitaan terberat gue, ditambah dengan tidak boleh makan, minum, dan nafsu lainnya selama menjalani puasa di bulan Ramadhan. Hari pertama di Jogja, gue masih tinggal di Hotel Pondok Seturan b...

Cerita Selama di Jogja

Hey, di sini gue mau menceritakan kisah perjalanan gue selama di Jogja dan bersama JUMPalitan. Hari Selasa tanggal 15 Juni 2010, gue berangkat dari Terminal Lebak Bulus naik bus Rosalia Indah pas sore hari jam 3-an. Tampaknya selama perjalanan ga ada yang menarik jadi lanjut pas gue sampai Jogja aja. Soalnya kerjaan gue selama di bus cuma makan, minum, dan kencing di tempat pemberhentian. Hari Rabu tanggal 16 Juni 2010, gue sampai juga di Jogja jam 4-an pagi gitu, di terminal Giwangan, tempatnya tuh di selatan kota Yogyakarta. Pas turun sih gue udah ditarik sama orang-orang yang menawarkan jasa angkutan gitu, tapi tiba-tiba gue mendadak sadar, kacamata ketinggalan dalam bu dan bus udah jalan waktu itu. Langsung aja gue kejar tuh bus meninggalkan tas gede gue yang dipegang sama orang yang ga dikenal. Alhamdulillah tuh kacamata sempat gue ambil dari bus dan tas gue ga dicuri. -___-* Gue diantar sama taksi gelap, soalnya ga ada taksi gitu terus dia udah bawa-bawa aja tas gu...

Parkour Jakarta at IDS Creative Festival

Pada tanggal 17 April kemarin, Parkour Jakarta diundang untuk datang ke IDS Creative Festival di Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan. IDS Creative Festival itu festival komunitas kreatif yang dihadiri lebih dari 20 Komunitas Kreatif dengan anggota hampir 200 orang / setiap komunitasnya. Di IDS Creative Festival, terdapat komunitas Kompas Muda, Komutoku (Komunitas Tokusatsu), beoscope.com, Wardrobe, GantiBaju.com, DeviantArt Indonesia, Hitman System, YUI-Indo, Masyarakat Komik Indonesia, Carving Nations, Hobbism, House of Icon, Transmania, Art&Craft, Indo CG, FOWAB, Mobile Monday, Paper Replica Indonesia, Plastic Culture, Flick Magazine, Artcoholic, Belajar Kreatif, Green Music Foundation, Parkour, Id Mac, Fresh (Freedom of Sharing), ID Creative dan masih banyak komunitas lainnya. Waktu itu, Parkour Jakarta memberi tahu melalui Facebook dan Twitter, bagi yang mau datang ke sana bareng Parkour Jakarta harus kumpul di Pasar Festival sebelum jam 11 siang, katanya a...